Penarik Beca Ini Pernah Menggagalkan Seorang Gadis yang Hendak Bunuh Diri, 8 Tahun Kemudian, Gadis Ini Membalas dengan Cara Yang Luar Biasa… Tak Sangka Itu Yang Dibalasnya !!

Sharing is caring!

Ada saat-saat dalam hidup kita ketika harapan tidak berjalan dengan baik, segala sesuatu tampak berbalik melawan kita dan terkadang saat-saat itulah yang mengubah hidup kita.

Belum lama ini, seorang fotografer Bangladesh bernama GMB Akash berbagi foto seorang penarik becak bernama Bablu Shekh dan juga kisahnya. Kisah Bablu menemukan anak perempuan yang memilukan juga menggembirakan! Ini hanya menunjukkan bahwa perbuatan baik akan terbalas dengan kebaikan.

(Foto : Facebook | GMB Akash)

Bablu dan istrinya sangat ingin sekali memiliki seorang anak perempuan, tapi mereka tidak pernah diberkati seorang anak perempuan.

Bablu, seorang bapak dari 3 anak laki-laki ini sudah 30 tahun berprofesi sebagai penarik becak.

Suatu pagi dia diminta oleh seorang pria untuk megantarkan putrinya yang hendak pergi ke kampus.

“Dia meminta saya untuk berhati-hati di jalan. Dia menyuruh putrinya untuk berpegangan di kerangka becak dengan kuat. Sebelum kami pergi, ayahnya menyuruh saya untuk berjalan perlahan-lahan agar gadis itu tidak terluka,” katanya sambil menceritakan ceritanya yang terjadi 8 tahun lalu pada GMB Akash .

Ilustrasi (Foto : Instagram)

Di tengah perjalanan, Bablu mendengar gadis itu menangis terisak-isak.

Gadis itu menelepon seseorang, setelah itu tangisannya semakin keras .

Dia berasumsi bahwa gadis itu berencana lari dengan kekasihnya, tapi ia dicampakkan.

Bablu pun memperhatikan gadis itu terus-menerus, dan membuat gadis ini merasa tidak nyaman.

Dia turun sebelum tujuannya, dan meninggalkan uang di jok dan langsung menuju ke rel kereta.

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Bablu mengerti niat gadis itu turun sebelum sampai tujuan. Dia mencoba untuk tidak ikut campur dalam hidupnya, tapi kata-kata ayah gadis itu terus terngiang-ngiang di kepalanya.

Dia memarkir becaknya dan berlari menuju gadis muda itu.

“Saya mendekatinya dan memintanya untuk kembali bersama saya. Dia berteriak pada saya, bahkan dia mengatai saya orang bodoh yang tidak berpendidikan, sambil terus menangis gila-gilaan. Saya takut meninggalkannya di tempat sepi itu. Aku membiarkan dia menangis, sebanyak yang dia mau,” kata Bablu .

Setelah tiga jam gadis itu akhirnya bisa menenangkan diri. Bablu mengantar kembali ke rumahnya, sepanjang jalan, sambil berpikir untuk dirinya sendiri bahwa lebih baik tidak memiliki anak perempuan.

Gadis itu menyuruhnya untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang kejadian tersebut dan tidak datang ke tempat itu lagi. Bablu pun memutuskan untuk tidak pernah muncul di daerah itu lagi.

Hampir delapan tahun kemudian, Bablu mengalami kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit.

Ketika dia membuka matanya, dia menyadari bahwa ada seorang gadis yang sama dengan gadis yang pernah ia selamatkan hidupnya 8 tahun lalu, tampak sedang merawatnya.

Dia didampingi oleh seorang dokter senior. Dia memperkenalkan Bablu sebagai ayahnya dan berkata: “Jika ayah tidak mendukung saya di masa lalu, saya tidak akan bisa menjadi dokter.”

Kebahagiaan Bablu pun tak terbendung karena akhirnya dia mempunyai anak perempuan sekarang.

Bablu menghentikan niat gadis itu untuk mengkahiri hidupnya. Gadis itu juga memberinya harapan untuk mendapatkan apa yang paling dia inginkan, yakni memiliki seorang anak perempuan!

Kisah ini adalah contoh fakta bahwa kita dapat menemukan secercah harapan di dalam situasi yang paling gelap sekalipun!(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Sharing is caring!